Sopir bus transjakarta bernama Waldino

Polisi sudah mengamankan sopir bus transjakarta bernama Waldino, yang kendaraannya menghantam sepeda motor hingga menghabisi nyawa Zeera (18). Selanjutnya, Waldiono akan menjalani pemeriksaan di kantor Subdit Kecelakaan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

"Sopir busway pastinya akan diperiksa. Kita tidak bisa menentukan secara riil apakah sopir busway bersalah apa tidak, jika belum ada pemeriksaan dulu," kata Kepala Seksi Kecelakaan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Miyanto, Senin (23/5/2011), saat dihubungi wartawan.

Ia melanjutkan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kronologi kejadian kecelakaan di ruas jalur bus transjakarta di Jalan S Parman, tepatnya di depan Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Dengan begitu, polisi dapat menyimpulkan secara bijak siapa yang sebenarnya melanggar, apa pengendara motor atau sopir bus transjakarta. "Tentunya kita akan proses secara hukum," ucap Miyanto.

Jika terbukti bersalah, Waldino bisa dijerat pasal tindak pidana.

Seperti diberitakan, bus transjakarta bernomor polisi B 7011 IV ini menabrak sepeda motor Honda Supra X berpelat nomor B 5939 BH yang dikendarai oleh Ny Sunjana yang berboncengan dengan Zeera (18), anaknya. Ibu anak ini berasal dari Latumenten menuju ke arah Slipi.

Di depan PN Jakarta Barat, sepeda motornya masuk ke jalur bus transjakarta. Naas, sepeda motor tersebut langsung "dihajar" oleh bus transjakarta. Akibatnya, Zeera dan Sunjana terjatuh dari sepeda motor. Zeera mengalami luka parah di bagian kepala dan perut. Nyawa Zeera pun akhirnya tak tertolong.

Tak lama kemudian petugas lalu lintas datang ke lokasi kejadian. Jenazah korban yang merupakan warga Tambora, Jakarta Barat, itu dibawa ke kamar mayat RSCM. Sementara Waldino yang beralamat di Tamansari, Jakarta Barat, dibawa ke Polda. Demikian catatan online Blogger Tembak yang berjudul Sopir bus transjakarta bernama Waldino.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel