Aksi tawuran warga antardesa

Aksi tawuran warga antardesa yang merebak belakangan ini di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) ditengarai akibat program pembinaan generasi muda yang masih kurang. Untuk mengantisipasi terulang kembali kasus tawuran warga antardesa, perlu ditingkatkan program pembinaan generasi muda.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Politik, Hukum, dan Keamanan (Rakolpolhukam) di Aula La Galigo, Pemkab Luwu Utara,kemarin. Rapat dipimpin Wakil Bupati Lutra Indah Putri Indriani dan dihadiri Dandim 1403 Sawerigading Letkol (Inf) Abd Hanif, Danki Yonif 721 Makkasau Mayor Agung, Wakapolres Lutra Kompol Hamka Malluru, Danki Brimob Kompi C Baebunta AKP Piter Pasande, serta kepala desa dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Lutra.

“Pembinaan di lingkungan keluarga dan sekolah juga sangat penting untuk memberikan pemahaman pentingnya menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” ujar Dandim 1403 Sawerigading Letkol (Inf) Abd Hanif. Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Islam (DPC PI) Lutra Alamsyah Nurdin.

Dia meminta Pemkab Lutra lebih fokus pada perbaikan mental dan moral melalui berbagai pelatihan yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda. Selain itu, Pemkab Lutra harus mengoptimalkan fungsi dan peranan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbang Linmas).

“Kesbang dan Linmas harus proaktif dalam membantu aparat kepolisian meminimalisasi konflik,” ujarnya Wakil Bupati Lutra Indah Putri Indriani mengatakan, faktor keamanan sangat menentukan proses pembangunan sebuah daerah. Karena itu, dia berharap seluruh elemen masyarakat aktif ikut menjaga keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, Wakapolres Lutra Kompol Hamka Malluru memaparkan sejumlah kasus perkelahian antara kelompok maupun desa di Kabupaten Lutra.Menurut mantan Kabag Ops Polres Luwu Timur (Lutim) itu,dari berbagai kejadian, puluhan masyarakat yang terbukti melanggar telah diproses sesuai hukum yang berlaku.

Hamka meminta masyarakat, khususnya kepala desa, membantu aparat kepolisian memberikan informasi keberadaan pelaku yang masuk daftar pencarian orang.“Saya minta masyarakat, khususnya kepala desa,membantu kami memberikan informasi dan atau menyerahkan warganya yang diduga terlibat,”tuturnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel