Final ganda putra bulutangkis SEA Games 2011

Pertarungan sengit dipastikan terekam dalam laga final ganda putra bulutangkis SEA Games 2011. Perang saudara antara Markis Kido dengan adik kandungnya sendiri, Bona Septano, bakal digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu 19 November 2011.

Berpasangan dengan Mohammad Ahsan, Bona lebih dulu meraih satu tiket final usai menyingkirkan pasangan asal Thailand, Patiphat Chalardchalaem/Nipitphon Phuangphuapet, melalui laga straight game, 21-12 dan 21-16, Jumat kemarin.

Sementara itu sang kakak, Kido yang berduet dengan Hendra Setiawan, sukses menaklukkan wakil Malaysia, Goh Wei Shem/Lim Khim Wah, melalui pertandingan rubber game, 21-12, 17-21 dan 21-19.

Jika mengintip kiprah kakak beradik ini, Kido jauh lebih unggul dalam hal pengalaman dan prestasi dibanding Bona. Berbagai gelar juara diraih Kido bersama Hendra, termasuk medali emas Olimpiade 2008 dan mencetak hattrick medali emas di tiga SEA Games sebelumnya.

Namun pada duel di semifinal Jepang Terbuka 2011, September lalu, Ahsan/Bona mampu menundukkan Kido/Hendra. Sayangnya, Ahsan/Bona gagal meraih juara lantaran tumbang di partai final. Di peringkat dunia saat ini, Ahsan/Bona unggul dengan menempati rangking enam dunia, sedangkan Kido/Hendra berada di peringkat delapan.

Di pentas SEA Games ke-26 kali ini, Ahsan/Bona juga menyandang predikat unggulan pertama dan Kido/Hendra sebagai unggulan kedua. Tentu sudah terbayang bagaimana sengitnya pertarungan di laga final nanti, yang dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB.

Berbekal medali perunggu dari SEA Games Laos 2009, Bona begitu optimistis merebut medali emas dari sang kakak. Terlebih, ini akan menjadi medali emas SEA Games perdananya bersama Ahsan.

“Saya ingin sekali merebut medali emas, walaupun dari abang sendiri,” cetus Bona usai pertandingan semifinal, Jumat kemarin.

Di sisi lain, Bona merasa bangga lantaran ia dan sang kakak mampu menghadirkan all Indonesian final, sekaligus memastikan satu medali emas bagi Merah Putih. “Saya sudah lega karena Indonesia pasti dapat emas,” imbuh pebulutangkis kelahiran Medan, Sumatera Utara, 24 tahun silam ini.

Meski demikian, Bona mengaku akan memberikan performa terbaiknya bersama Ahsan. Keduanya bertekad memperbaiki kesalahan-kesalahan yang kerap dilakukan sepanjang berlaga di SEA Games kali ini.

“Kami harus memperbaiki pertahanan, terlebih Hendra memiliki kecepatan di depan. Jadi, kami harus lebih berani dan tetap bertarung,” tutup Bona, yang juga kakak kandung pebulutangkis ganda campuran, Pia Zebadiah Bernadet, ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel