Kapal tanker Rusia

Kapal tanker Rusia yang membawa pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi warga kota Nome di Alaska, Amerika Serikat, tinggal berjarak sekitar 6 mil (9,6 kilometer) dari titik tujuannya itu, Jumat (13/1/2012). Kapal saat ini masih menunggu matahari terbit untuk melanjutkan perjalanan.

Pejabat Penjaga Pantai AS Adam De Rocher mengatakan, kapal tanker Renda dan kapal pemecah es Healy milik Penjaga Pantai AS, tiba di lokasi tersebut Kamis (12/1/2012) malam dan saat ini berhenti menunggu matahari terbit. Di tengah musim dingin seperti saat ini, matahari baru terbit di kawasan Alaska pada pukul 11.30 siang (pukul 03.30 WIB hari Sabtu, 14/1/2012).

Menurut De Rocher, perjalanan membelah lautan es akan lebih aman dilakukan pada saat ada sinar matahari, di samping mereka juga akan bisa menentukan lokasi yang aman untuk buang sauh dan mulai membongkar muatan 4,9 juta liter bensin dan solar bagi warga kota Nome, yang terisolasi musim dingin ekstrem dan mulai kekurangan bahan bakar.

Kota tersebut kekurangan BBM setelah pasokan terakhir pada musim gugur 2011 gagal dilakukan gara-gara cuaca buruk. Harga bensin pun melonjak hingga 9 dollar AS per galon (sekitar Rp 21.600 per liter) akibat kelangkaan tersebut. Kapal tanker Renda yang dikawal Healy menjadi kapal pertama yang mencoba mengantarkan BBM ke kota itu di tengah musim dingin.

Jika mereka berhasil tiba dengan selamat di Nome, itu baru separuh dari misi mereka. Mereka harus berusaha membongkar seluruh muatan dengan tuntas sebelum berjuang kembali menembus lautan es menuju lautan lepas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel