Penerapan E-KTP Di Polman

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman) saat ini sudah merealisasikan penerapan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP),hingga mencapai 80%. Sejak disosialisasikan Januari, perampungannya mencapai angka 73% dan sudah menjangkau 16 kecamatan dengan sistemmobail. Sedangkanuntuk menjangkau daerah pegunungan, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menggunakan sistim Offline, yakni hanya bisa menampung data sementara dari pemohon E-KTP. Data yang harus diambil dari pemohon yakni sidik jari, rekaman kornea mata, dan foto.

Setelah data itu diperoleh, lalu diinput di kantor kecamatan menggunakan sistem online. Sehingga data-data pemohon akan terinput sampai ke Catatan Sipil Pusat. Sementara rekapitulasi Enrolmen dari penerapan EKTP meningkat sejak di terapkan pada 26 september 2011 sampai dengan 09 April 2012 di 16 kecamatan jumlah wajib KTP, sebanyak 276.491 jiwa dan yang telah di enrolmen sebanyak 202.275 jiwa atau sekitar 73,16%.

Kepala Dukcapil Polman Sarja menagatakan orang yang wajib memiliki KTP setiap bulannya pasti akan bertambah sebab, usia yang mencukupi 17 thn juga tiap bulan pasti akan ada. ”Dari dasar itulah yang mendorong Capil merancang sistim pelayanan jemput bola menggunakan seperangkat alat mobile,”katanya kemarin.

Dia menambahkan, dengan adanya peralatan mobile, pemohon yang bertempat tinggal jauh di daerah pegunungan terpencil tidak lagi harus ke kantor kecamatan, melainkan petugas Capil yang dibantu oleh aparat desa akan mengunjungi pemohon,atau disatukan di kantor desa masing-masing.

Selain dapat melayani penduduk di wilayah terpencil,penerapan sistim offline E-KTP juga dapat digunakan melayani permintan KTP bagi warga yang sedang dirawat di Rumah Sakit serta yang sedang menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel