Butta Toa Aman 9 Bulan

Tahun ini, Kabupaten Bantaeng ditarget surplus beras sekitar 16.000. Dengan surplus itu,stok pangan di daerah berjuluk Butta Toa ini dipastikan aman hingga sembilan bulan ke depan. Pada 2011, Bantaeng surplus beras sebanyak 16.000, tapi angka tersebut dipastikan tidak akan jauh berbeda pada 2012 ini. Bahkan bisa terjadi peningkatan produksi 3-5%,” ungkap Kabid Ketersediaan dan Keamanan Pangan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) BantaengYasir kemarin. Menurut dia, perhitungan surplus 16.000 ton itu diperoleh setelah dikurangi pemasaran antarpulau sekitar 6.500 ton dan pengadaan beras Bulog Wilayah IV sebanyak 3.000 ton.

Ditambah kehilangan padi saat panen mencapai 5,4% atau sekitar 5.993 ton. “Produksi gabah kering panen (GKP) 85.609 ton/tahun atau dikonversi ke beras 46.713 ton per tahun,”ujar dia. Pihaknya berjanji akan terus melakukan peningkatan produksi beras agar Bantaeng tidak akan mengalami krisis pangan, meskipun di musim kemarau.

Upaya peningkatan produksi pangan itu dilakukan dengan ektensifikasi (perluasan areal tanam dengan membuat pencetakan sawah baru), intensifikasi (penerapan tek-hnologi) dan rehabilitasi (perbaikan/ pembangunan jaringan infrastruktur irigasi). Sementara itu Kasubdivre Bulog Bulukumba yang membawahi Gudang BulogBantaeng Ermin Tora mengatakan, stok beras di Bantaeng aman hingga Desember mendatang. Selama musim panen, harinya Bulog menerima beras petani melalui KUD sebanyak 90 ton per hari.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel