Air terjun Takapala Menelan Korban

Air terjun Takapala’ di Kelurahan Bontoerung, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa menelan korban. Seorang karyawan Hotel Sari Group,Parepare, Ahmad,25, ditemukan tewas tenggelam saat berekreasi bersama rekan kerjanya di tempat itu, kemarin.

Warga Makassar ini dilaporkan tenggelam sejak Jumat (13/7) sekitar pukul 14.30 Wita. Korban baru ditemukan kemarin dalam kondisi tidak bernyawa setelah tiga hari dilakukan pencarian. Informasi yang dihimpun SINDO,korban saat itu mandi di air terjun bersama tiga rekan kerjanya. Saat itu,tiga rekannya sudah lebih dulu naik di tepi permandian, namun Ahmad tidak kunjung naik.Melihat korban tidak muncul ke permukaan, rekanrekannya mulai mencari sambil meminta pertolongan kepada penduduk setempat.

Tiga rekannya tersebut, yakni Simon, 22 warga Ujung Pandang Baru, Arif, 23,warga Ujung Pandang Baru, dan Adi, 22,warga Toddopuli 2 lorong 1 Makassar. Kasubag Humas Polres Gowa AKP Andry Lilikay membenarkan seorang pengunjung objek wisata di Gowa tewas tenggelam. “Tim penyelamat gabungan petugas Polsek Tinggimoncong dan masyarakat sekitar akhirnya berhasil menemukan jasad korban dalam kondisi tak bernyawa,” ujar dia kemarin.

Andrin Lilikay mengatakan, sesaat sebelum tenggelam, korban sempat berteriak meminta tolong,namun karena jaraknya berjauhan, korban tidak dapat ditolong. Sementara itu, ribuan pengunjung memadati sejumlah tempat wisata di Kabupaten Gowa pada hari libur terakhir menjelang masuknya bulan Ramadan,kemarin. Objek wisata yang ramai dikunjungi yakni,air terjun Takapala, hutan pinus Malino, dan perkebunan teh di Kecamatan Tinggimoncong.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Gowa, Andi Rimba Alam Pangerang, mengatakan setiap tahunnya ketika menjelang puasa, tiga objek wisata ini selalu menjadi favorit warga.Mereka tidak hanya datang dari Gowa dan Kota Makassar, tetapi juga dari luar Sulsel.

Meningkatkan kunjungan ke lokasi objek wisata Malino diakui berdampak pada tingkat hunian hotel dan sejumlah villa di wilayah dataran tinggi tersebut.“Hotel dan villa terisi oleh pengunjung hingga 80%,” ujar Rimba Alam, di Malino, kemarin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel