Pemungutan Suara Menggunakan Sistem Electronic Voting

Pemungutan suara menggunakan sistem electronic voting (e-voting) untuk pemilihan kepada daerah (pilkada) mulai disosialisasikan ke sejumlah daerah di Sulsel, termasuk di Kabupaten Bantaeng. Kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel dan KPU Bantaeng bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggelar sosialisasi pencoblosan menggunakan teknologi informasi itu di Gedung DPRD Bantaeng. Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Informatika Energi dan Material Unggul Priyanto mengatakan, usulan pencoblosan sistem elektronik ini merupakan inovasi penyelenggaran pilkada.Tujuannya, untuk efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses pemilihan.

“Penerapan teknologi e-voting yang aman dan bertanggung jawab diharapkan dapat dimanfaatkan dalam pelaksanaan pilkada yang akan datang,” tuturnya kepada SINDO di Gedung DPRD Bantaeng, kemarin. Menurutnya,sosialisasi ini sebagai upaya jika suatu saat Pilkada Bantaeng memanfaatkan teknologi e-voting.Selain itu, sosialisasi ini menjadi sarana pengujian kesiapan penyelenggara pemilu, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Bantaeng diharapkan bisa menjadi pilot project penggunaan sistem e-voting,”katanya. Unggul menambahkan, kendati e-voting menawarkan kecepatan dalam pembuatan surat suara,penghitungan,dan pendistribusian hasil penghitungan suara, namun aspek validitas data tetap menjadi prioritas tertinggi. Sebab, hal itu sangat penting untuk keabsahan data suara hasil penyelenggaraan pemilu atau pilkada.

Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas mengatakan, uji coba evoting rencananya akan digelar dalam bentuk workshop pada 9-11 Juli nanti. Workshop tersebut diharapkan memberi gambaran,apakah proyek e-voting di pilkada tetap dilanjutkan atau tidak.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel