Cara Efektif Atasi Rambut Berminyak Di Musim Kemarau

Pada saat musim kemarau seperti sekarang, udara menjadi lebih dingin dan lembap dibanding sebelumnya. Cuaca ini membuat kulit kepala seseorang lebih berminyak.

"Kemarau di Indonesia kali ini lebih dingin dan kering karena pengaruh musim dingin di Australia, menyebabkan batang rambut lebih kering," kata Reiva Farah Dwiyana, dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat.

Reiva menyarankan untuk mengatasi rambut berminyak dengan cara mencuci rambut secara rutin dua hari sekali. Bahkan, untuk rambut amat berminyak bila perlu setiap hari.

Jangan salah dalam memilih sampo yang disesuaikan sesuai dengan kondisi kulit kepala dan rambut. Cek sampo tersebut untuk rambut normal, berminyak atau berketombe.

Untuk rambut jenis kering dan pecah-pecah, lanjut Reiva, harus memakai kondisioner mulai dari pertengahan batang rambut hingga ke ujung. Pastikan penggunaannya jangan sampai terkena kulit kepala, supaya tidak berminyak. Diamkan beberapa menit baru dibilas.

"Kalau musim kemarau, rambut lebih mudah berketombe karena suhu panas dan lembab menyebabkan jamur saprofit di permukaan kulit jadi lebih aktif (malasezzia furfur)," ujar Reiva.

Reiva mengatakan jika penggunaan sampo antiketombe belum bisa mengatasi masalah, maka bisa menggunakan sampo yang mengandung obat antijamur misalnya ketokonazol dan selenium sulfida. Caranya hanya digunakan dua kali dalam seminggu, diamkan selama 5-10 menit baru bilas dalam sekali pemakaian.

Hal lain juga harus diperhatikan untuk merawat rambut di musim kemarau. Pastikan rambut dalam keadaan kering sebelum ditutup dengan penutup kepala seperti hijab, helm, topi dan lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel