Smartphone dan Tablet dari Android

Android kian melambung dengan beragam perangkat yang menyertainya, seperti smartphone dan Tablet.  Tak dipungkiri sistem OS terbuka ini menjadi pilihan utama para pabrikan global untuk mengadopsinya, seperti  Samsung, HTC, Sony, LG, Motorola.

Pertumbuhannya melesat , menurut data yang dirilis google, perangkat  dengan sistem operasi Android ada sekitar  500 juta unit di seluruh dunia. Sedangkan di Indonesia, sekitar 4 hingga enam juta perangkat yang berbasis Android. Pertumbuhannya rata-rata antara 28-30 persen dalam setiap tahunnya.

Ada berbagai hal yang menyebabkan OS terbuka ini digemari, pertama, Android lebih kaya akan konten sehingga konsumen sangat leluasa memilih aplikasi yang dibutuhkan. Berbagi aplikasi dan game menjadi hal menarik pengguna. Kedua, user interface yang memukau dibanding dengan OS lainnya. Ketiga, semakin banyaknya smartphone dan Tablet berbasis Android  dengan harga yang sangat terjangkau.

Pada deretan smartphone, CROSS Mobilephone, Mito, Nexian, Polytron dan sederet brand nasional lainnya memberikan pilihan harga sangat terjangkau bagi  konsumen. Dengan harga dibawah dua jutaan, konsumen sudah mendapatkan ponsel pintar Android yang memiliki kualitas tidak kalah dengan brand global.Sedangkan untukTablet, muncul nama Vandroid yang dirilis Advan. Perusahaan ini  tidak asing lagi di bisnis teknologi komputer. Kemudian ada Imo, Cyrus, Mito, dan lain sebagainya.

Inilah dahsyatnya, Android bagai  cendawan di musin hujan, menumbuhkan brand-brand baru dengan produk  berkualitas. Kesempatan brand nasional menyaingi brand global menjadi terbuka.  Fenomena ini yang disebut oleh beberapa kalangan membuat sebuah generasi baru bernama Gen Droid atau disebut sebagai Generasi  Android.  Atau istilah Imam Prasodjo , sosiolog dari Universitas Indonesia ini disebut sebagai Generasi Vandroid. Bagi kami, istilah tersebut tidak jadi soal, apakah Generasi Android atau Generasi Vandroid, keduanya  sama saja. Sama –sama penggila Android.

Ada bebera ciri khas sebagai  Generasi Vandroid, pertama,ia selalu terkoneksi  dengan kehidupan digital, kedua,ia berjejaring sosial, ketiga, multitasking, artinya disaat yang sama ia berinteraksi fisik dengan seseorang,  secara bersamaan ia juga melakukan komunikasi  secara virtual. Keempat, selalu menjadi yang pertama untuk mengetahui semua hal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel