Manny Pacman Pacquiao Mengidap Penyakit Parkinson

Kesehatan mantan pemegang gelar juara delapan kelas berbeda, Manny 'Pacman' Pacquiao belakangan ini tengah menjadi sorotan banyak pihak. Petinju asal Filipina itu diduga telah menunjukkan tanda-tanda awal mengidap penyakit  Parkinson.

Dugaan ini diungkapkan oleh salah seorang dokter saraf Dr Rustico Jimenez setelah menyaksikan wawancara Pacquiao yang ditayangkan salah satu stasiun televisi. Seperti dilansir www.mp8.ph, dalam tayangan itu, Jimenez yang merupakan Presiden Asosiasi Rumah Sakit Swasta di Filipina mengaku melihat tangan Pacquiao gemetar. Menurut Jimenez, ini merupakan tanda-tanda awal dari penyakit Parkinson yang kerap menimpa petinju.

Kesehatan Pacquiao memang tengah menjadi sorotan setelah dirinya dipukul KO oleh Juan Manuel Marquez dalam laga, 8 Desember 2012 . Pukulan telak Marquez pada ronde keenam memaksa Pacquiao mencium kanvas dan sempat tidak sadarkan diri selama beberapa saat.

Komisi Atletik Nevada telah mengeluarkan larangan bertanding selama 90 hari kepada Pacquiao dan dalam 60 hari pertama Pacquiao juga tidak diperbolehkan menjalani sparing partner. Larangan ini baru berakhir 9 Maret mendatang. Selanjutnya, Pacquiao harus mengajukan permohonan untuk mendapatkan lisensi yang dilengkapi izin medis.

Pacquiao sendiri sebenarnya telah melewati CT Scan di Universitas Medical Center di Las Vegas, dan tes MRI (magentic resonance imaging) di Rumah Sakit Kardinal Santos di San Juan. Namun Komisi Atletik Nevada tetap meminta ahli saraf di Amerika untuk melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap dugaan Jimenez terhadap Pacquiao.

Promotor Bob Arum selanjutnya merekomendasikan Lou Revo Center di Las Vegas Cleveland Clinic. Dia juga ingin memastikan kondisi Pacquiao sebelum mengatur jadwal pertandingan Pacquiao berikutnya.

Penyakit Parkinson merupakan penyakit degeneratif syaraf yang ditemukan pertama kali oleh Dr. James Parkinson pada tahun 1817. Penyakit ini ditandai dengan adanya tremor atau getaran tangan pada saat beristirahat, kesulitan untuk memulai pergerakan dan kekakuan otot. Parkinson menyerang sekitar 1 di antara 250 orang yang berusia di atas 40 tahun dan sekitar 1 dari 100 orang yang berusia di atas 65 tahun. Penyakit ini juga banyak menimpa petinju di mana salah satunya menimpa legenda tinju dunia, Muhammad Ali.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel