Frekuensi 4G Di Frekuensi 1800 MHz

Setelah beberapa kali melakukan diskusi antar operator yang difasilitasi pemerintah terkait metode perpindahan kanal frekuensi 4G di frekuensi 1800 MHz, dikabarkan sudah sepakat. Operator tanah air akhirnya setuju menggunakan gabungan metode direct dan indirect.

Sebelumnya, pembahasan mengenai hal itu masih dalam tahap kesepakatan untuk memulai wilayah mana yang akan mulai terlebih dahulu dan metode realokasi kanal frekuensinya. Namun, yang lebih menjadikan diskusi itu alot adalah metode realokasi kanal frekuensi antara direct atau indirect.

Perlu diketahui, metode perpindahan kanal frekuensi dengan cara direct adalah perpindahan kanal frekuensi baru secara langsung sesuai yang telah ditentukan oleh pemerintah. Sementara indirect, perpindahan kanal frekuensi baru yang menggunakan alokasi frekuensi lainnya terlebih dahulu.

Kabar tercapainya 'deal' penggunaan metode perpindahan itu disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

"Teman-teman operator sudah sepakat. Jadi, awal semester dua tahun ini refarming bisa dilakukan," ungkapnya pada acara "Delivering Mobile Broadband Benefit to Indonesia" di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, (07/04).

Menurut Menkominfo, metode perpindahan yang disepakati itu adalah metode baru yang dinamakan 'step wise'. Dirinya pun menuturkan jumlah pembagian wilayah perpindahan alokasi menjadi 42 cluster, dari sebelumnya hanya 29 cluster.

"Ada 42 cluster jadinya," katanya.

Pembagian wilayahnya juga dibagi berdasarkan pulau maupun propinsi untuk mempermudah proses eksekusi perpindahan kanal. Terkait eksekusinya, Chief RA menegaskan 15 April ini metode dan cluster sudah diterapkan.

"Pokoknya tanggal 15 April ini akan dieksekusi," ujarnya singkat.

Penyediaan layanan telekomunikasi berbasis 4G secara komersial di jaringan 1800 Mhz sudah lama diharapkan para operator seluler. Frekuensi itu dianggap paling pas untuk menggelar layanan internet cepat. Negara lain juga lebih banyak memakai frekuensi 1800 MHz daripada frekuensi lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel